Posted by: aning | January 10, 2012

Loveholic

Loveholic menjadi film berikutnya yang bertemakan perselingkuhan. Karena punya tema sama, film ini bagiku jadi terasa mirip dengan film di postingan sebelumnya. Perbedaannya, jika di Love, In Between si suami yang selingkuh, di Loveholic baik suami maupun istrinya sama-sama punya idaman lain. Wah. Dan agar semakin mbulet ceritanya, maka pria dan wanita idaman lain itu tak lain tak bukan berasal dari lingkaran mereka sendiri. Sahabat masing-masing.

Cerita diawali dengan penggambaran rumah tangga pasangan Myeong Won (Jeong Chan) dan Kyeong Lin (Han Su Yeon) yang tenang. Profesi Myeong Won sebagai dokter membuatnya mampu mencukupi kebutuhan Kyeong Lin dengan baik.

Kyeong Lin wanita kalem, lembut, dan sangat bertipe rumahan alias ibu rumah tangga banget. Siapa menyangka ia tergoda dan berani menyelingkuhi sang suami dengan Dong Joo (Kim Heung Su), yang tak lain tak bukan teman suaminya sendiri. Kebetulan pula Dong Joo merupakan instruktur Kyeong Lin di tempat kursus panjat dinding yang diikuti Kyeong Lin. Read More…

Posted by: aning | January 10, 2012

Love, In Between

Selain hobi bikin film yang konyol-konyol, Korea Selatan juga demen bikin film dengan tema perselingkuhan. Sudah beberapa judul film dengan tema selingkuh yang aku tonton. Kayak Girlfriends dan My Girl’s Boy. Tapi pastinya di luar sana masih banyak lagi.

Dua film soal selingkuh yang barusan aku tonton ulang, secara dulu udah pernah aku tonton tapi lupa jalinan ceritanya, adalah Love, In Between dan Loveholic. Baiklah diulas dulu yang Love, In Between.

Film yang punya judul lain seperti Freezing Rain dan Two Women ini menceritakan kisah suami istri Yun Ji Seok (Jeong Jun Ho) dan Han So Young (Shin Eun Kyung). Pasangan suami istri itu telah menikah selama sepuluh tahun namun belum dikaruniai momongan. Meski mendambakan buah hati, Ji Seok dan So Young tetap pasangan romantis. Peringatan 10 tahun pernikahan mereka pun dilalui dengan mesra. Read More…

Posted by: aning | January 3, 2012

Campur Aduk di Kinahrejo

Di sisa liburanku, aku ditemani dengan keluarga menyempatkan diri mengunjungi Dusun Kinahrejo di Sleman. Yup, dusun yang cukup ternama saat peristiwa meletusnya Gunung Merapi pada Oktober 2010 lalu. Di dusun ini pula pernah tinggal sosok Mbah Maridjan yang fenomenal itu.

Kami sampai di TKP sekitar pukul 15.00 WIB. Untuk mencapai lokasi dusun Alm. Mbah Maridjan, kami masih harus berjalan lebih kurang satu kilometer. Karena medannya naik turun, hanya aku dan bapak yang naik ke lokasi. Yang lain pilih menunggu di bawah sambil menikmati panganan khas seperti tempe dan tahu bacem, jadah, serta pecel yang banyak dijual oleh penduduk.

Dasar jarang olah raga, perjalanan ke atas cukup ‘terasa’ juga buatku. Ngos-ngosan, tapi kami sepakat melanjutkan jalan kaki dan tak mengindahkan tawaran ojek yang menawarkan mengantarkan kami ke atas dengan membayar Rp 20 ribu sekali jalan. Tanggung, karena sebenarnya rutenya tidak jauh kok. Read More…

Posted by: aning | January 3, 2012

Pantai Gesing Pelepas Rindu

Melakukan perjalanan dengan bapak. Itu salah satu hal yang aku rindukan selama setahun terakhir ini. Kadang berpikir, kapan bisa punya waktu mengulang masa-masa 2009-2010 lalu. Saat itu aku dan bapak sering jalan berdua, ke mana saja. Ke Pangandaran, Blitar, Puncak Suroloyo, sampai beberapa kali menyisir pantai-pantai selatan di wilayah DIY dan Jateng dengan boncengan naik motor.

Kerinduan kian memuncak seiring pekerjaan yang kadang bikin pusing. Maka, ketika momen pulang pas natal kemarin tiba, tentu tidak aku sia-siakan. Pas ada waktu luang, bapak langsung aku ajak jalan. He he he untung saja bapak bersedia. Jadilah kami kembali ke jalanan, dengan motor kesayangan, melaju menyisir pantai selatan Gunung Kidul lagi.

Pantai Gesing menjadi tujuan kami satu-satunya. Terus terang aku tertarik ke pantai yang terletak di desa Girikarto, Kecamatan Panggang itu karena nonton foto-foto yang aku liat beberapa hari sebelum pulang. Kalau diurutkan, pantai ini ‘bersebelahan’ dengan Pantai Ngrenehan, Ngobaran, dan Nguyahan yang sudah pernah kami kunjungi pada 2010 lalu. Jadi bisa dibilang pantai yang satu ini keselip he he he. Read More…

Posted by: aning | November 22, 2011

Pulau Pari: Lebih Sepi, Lebih Asyik

Ketika membuka akun facebook pada suatu hari di bulan September lalu, perhatianku tertuju pada bagian undangan dari salah satu ‘teman’ yang merupakan agen tur. Teman ini menawarkan paket wisata ke Pulau Pari.

Pulau Pari. Itu yang menarik perhatianku, gara-garanya aku baru pertama kali mendengar nama pulau itu. Apalagi ketika tau pulau itu termasuk dalam gugusan Kepulauan Seribu. Wah penawaran baru dari si agen tur nih pikirku. Sebelum, agen tur ini memang sudah menyediakan paket ke sejumlah pulau lain di Kepulauan Seribu yang sudah kondang, seperti ke Pulau Tidung, Pramuka, Harapan, Bira dll.

Langsung saja aku gugling mengenai Pulau Pari. Dan hasil gugling membawaku pada suatu kesimpulan, aku harus ke sana! he he he.. So aku menghubungi teman-teman sewaktu jalan ke Pulau Tidung Maret lalu. Ternyata, mereka juga pas ada rencana ke sana. Gayung bersambut namanya. Dasar tukang jalan sendiri, kami pun memutuskan untuk ke Pulau Pari tanpa melalui agen tur tersebut. Apalagi kami sudah mendapatkan kontak penduduk lokal. Akomodasi dan aktivitas selama di sana dijamin aman kalo sudah begini. Agar biaya lebih murah kami pun memutuskan mengajak teman-teman lainnya. Jadilah pada 17-18 September lalu kami bersepuluh meluncur ke Pulau Pari. Horeeee! Read More…

Posted by: aning | November 14, 2011

Girlfriends

“Jika pacarmu berselingkuh, temuilah selingkuhannya. Mungkin dia bisa jadi teman wanitamu yang baik, melebihi pacarmu.” Demikian nasehat Song Yi (Kang Hye Jung) diakhir film Girlfriends.

Sekilas memang tak masuk akal. Karena jika pacar kedapatan punya selingkuhan, yang ada di pikiran dan mayoritas pingin dilakukan pasti bagaimana cara melabrak dan menggampar si selingkuhan itu sampai puas he he he… Namun film Girlfriends ini mengajak untuk melihat suatu perselingkuhan di masa pacaran (bukan sudah menikah) dengan sudut pandang lain.

Cerita diawali dengan sesi curhat Song Yi di depan seorang ahli jiwa. Ia menceritakan seluruh kisahnya yang terjadi belakangan. Apa yang ia alami membuatnya merasa tidak normal. Song Yi mendapati cowoknya, Jin Ho (Bae Soo Bin), punya selingkuhan. Read More…

Posted by: aning | November 10, 2011

Stars Falling From The Sky

Satu lagi serial Korea yang menyuguhkan kisah ala Cinderela. Gadis dari kalangan biasa mendapatkan pria idola yang berasal dari lingkungan kelas atas. Kali ini judulnya Stars Falling From The Sky atau Wish Upon A Star. Bukan serial baru karena sudah tayang sejak Januari 2010 lalu.

Jil Pal Kang (Choi Jung Won) adalah sulung dari enam bersaudara. Uniknya, adik-adik Pal Kang yang masih kecil-kecil itu, satu sama lain, tidak punya hubungan darah alias saudara angkat. Mereka semua anak adopsi. Ayah Ibu Pal Kang memberi nama keenam putri-putranya itu sesuai urutan warna-warna pelangi.

Pal Kang sudah lima tahun terakhir ini menyukai Won Kang Ha (Kim Ji Hoon), pengacara ternama, kaya dan pastinya tampan, di perusahan asuransi tempat ia bekerja. Pal Kang tipe cewek ceroboh, pemalas, dan otaknya hanya dipenuhi pikiran bagaimana bisa menarik perhatian Kang Ha. Read More…

Posted by: aning | October 14, 2011

Yamato Nadeshiko Shichi Henge

Jepang emang jagonya bikin serial adaptasi dari manga-manga ternama. Selain Hana Yori Dango dan Hana Kimi, di tahun 2010 lalu dirilis sebuah serial lain yang tak kalah tenar dengan dua judul pendahulunya. Sama-sama diadaptasi dari sebuah manga, kali ini judulnya The Wallflower atau Yamato Nadeshiko Shichi Henge, a.k.a. Perfect Girl Evolution, dari manga karya Tomoko Hayakawa (2000).

Tak hanya dijadikan serial televisi, manga ini sebelumnya juga sudah dibuat serial animasinya di tahun 2007. Serial versi televisinya ini tak kalah sukses dengan versi yang lain. Terlebih karakter-karakter yang ada dihidupkan dengan apik oleh aktor-aktor muda papan atas Jepang.

Kyouhei Takano dimainkan Kazuya Kamenashi, Takenaga Oda diperankan Hiroki Uchi, Yuya Tegoshi memerankan Yukinojo “Yuki” Toyama, dan Ranko Kobe sebagai Ranmaru Morii. Keempatnya selain aktor dan model,  juga berprofesi sebagai penyanyi-personil boyband-boyband tenar Jepang. Read More…

Posted by: aning | October 7, 2011

Heartstrings

Nah, kayak begini serial Korea yang aku bilang nanggung. Bagus ya enggak, tapi tidak juga jelek. Dari segi cerita tak begitu bagus, terlalu standar, dan mudah ditebak. Karakter pemeran utamanya juga khas serial Korea banget. Sedangkan karakter pasangan pemeran pembantunya, agak membingungkan.

Menurutku Heartstrings bisa masuk jajaran seriap top Korea hanya berkat duo pasangan utamanya, yang dimainkan oleh Jung Yong Hwa dan Park Shin Ye. Bagi yang sudah nonton serial You’re Beautiful tentu tak asing lagi dengan keduanya. Jika di You’re Beautiful, cinta Yong Hwa pada Shin Ye bertepuk sebelah tangan, maka di Heartstrings ini Shin Ye duluan yang naksir Yong Hwa.

Kadang, saat menonton Heartstrings ini, karakter dan image Mi Nam dan Shin Woo, masih nempel. Apalagi, di Heartstrings keduanya juga menunjukkan kebolehan menyanyi dan bermusik mereka, mirip di You’re Beautiful. Hal-hal begitu yang mengurangi kenikmatan nonton Heartstrings. Read More…

Posted by: aning | October 6, 2011

Oh My Lady!

Entah sampai kapan nih ketertarikan pada yang namanya serial korea berakhir. Yang ada justru kian menggandrungi saja he he he Selesai satu judul, segera ganti judul yang lain. Begitu seterusnya. Pekan lalu hingga awal pekan ini contohnya, sukses menyelesaikan dua judul. Yang pertama Heartstrings atau You’ve Fallen For Me, dan yang kedua Oh My Lady! Keduanya sama-sama punya 16 episode, dan dengan tingkat kepuasan seusai menonton yang juga tak berbeda jauh. Lebih menarik Oh My Lady! sih menurutku, meski dari sisi deretan pemerannya lebih kinclong Heartstrings.

Baiklah kalau begitu, mari kita bedah soal Oh My Lady! dulu. Sebenarnya sudah tahu sebelumnya jika serial ini cukup populer. Salah satu rujukannya karena di list mysoju.com dapat bintang lima. Tapi aku belum tertarik untuk menonton. Gara-garanya aku pikir Oh My Lady! ini adalah serial lain, yang berjudul Dal ja’s Spring. Ternyata bukaaan! Baru ngeh setelah secara tak sengaja nonton satu episodenya di Indosiar. Dari situ aku baru mendapat pencerahan kalo serial yang dirilis tahun lalu itu menarik. Halaah he he he. Read More…

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 91 other followers